Rabu, 01 Februari 2012

~ Just Believe In You Dreams ( Tetap Percaya dalam mimpimu) ~

Diposting oleh Nisull (Annisa Rahma) di 04.55 0 komentar
Dream's. Apakah arti sebuah mimpi itu???
Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan atau indra lainnya dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat ( rapid eye movement/REM sleep ) sumber. Wikipedia .


Arti sebuah mimpi itu sendiri adalah suatu kata yang menjadi bagian dari unsur atau tujuan hidup manusia. Mimpi dekat hubungannya dengan tidur sehingga ada ungkapan bahwa tidur adalah Bunga Tidur. Mimpi semua orang memang bermacam-macam dan uniknya tidak akan sama satu sama lain walaupun tidurnya bersampingan sekalipun.


Tapi sangat sulit di jelaskan bahwa mimpi itu memiliki kaitan dengan dunia nyata. Sejauh mana keterkaitannya, belum ada yang dapat memastikannya.
Mimpi memiliki kedudukan yang agung dalam islam, dalam hadistnya beliau bersabda :


الرُّؤْيَا الْحَسَنَةُ مِنْ الرَّجُلِ الصَّالِحِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ 

النُّبُوَّةِ


"Mimpi baik yang berasal dari seorang yang saleh adalah satu bagian dari 46 bagian kenabian."  (HR. Al - Bukhari dan Muslim)

Macam - macam hadist tentang mimpi :

Berdasarkan keterangan yang diriwayatkan Imam Muslim dari sahabat Abu Hurairoh ternyata mimpi itu ada 3 macam, yaitu dari Allah SWT, dari Syetan dan dari diri sendiri.

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثَةٌ: فَرُؤْيَا الصَّالِحَةِ بُشْرَى مِنَ اللهِ، وَرُؤْيَا تَحْزِينٌ مِنَ الشَّيْطَانِ، وَرُؤْيَا مِمَّا 

يُحَدِّثُ الْمَرْءُ نَفْسَهُ

"Mimpi itu ada tiga :  mimpi yang baik adalah khabar gembira dari Allah SWT, mimpi yang menyedihkan dari Syetan, dan mimpi seseorang yang menceritakan hanya darinya (HR.Muslim dari Abi Hurairoh)


عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الخُدْرِيِّ: أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ رُؤْيَا 

يُحِبُّهَا، فَإِنَّمَا هِيَ مِنَ اللَّهِ، فَلْيَحْمَدِ اللَّهَ عَلَيْهَا وَلْيُحَدِّثْ بِهَا، وَإِذَا رَأَى غَيْرَ ذَلِكَ مِمَّا يَكْرَهُ، 

فَإِنَّمَا هِيَ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَلْيَسْتَعِذْ مِنْ شَرِّهَا ، وَلاَ يَذْكُرْهَا لِأَحَدٍ، فَإِنَّهَا لاَ تَضُرُّهُ

Dari Abi Sa'id Alkhudri, sesungguhnya ia mendengar Nabi SAW bersabda : apabila diantara kamu bermimpi yang disukainya, hal itu hanyalah dari Allah, maka hendaklah ia memuji Allah atas mimpi itu, (mengucap alhamdullillah) dan hendaklah menceritakannya, tetapi jika ia bermimpi selain itu yang tidak disukai, hendaklah berlindung kepada Allah (mengucap A'udzu billah) dari kejelekannya dan hendaklah tidak menceritakannya kepada siapapun, karena hal itu tidak memudlorotkannya (HR.Bukhori)


عَنْ أَبِي قَتَادَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ مِنَ اللَّهِ، وَالحُلْمُ مِنَ 

الشَّيْطَانِ، فَإِذَا حَلَمَ فَلْيَتَعَوَّذْ مِنْهُ، وَلْيَبْصُقْ عَنْ شِمَالِهِ، فَإِنَّهَا لاَ تَضُرُّهُ»


Dari Abu Qotadah, dari Nabi SAW bersabda : mimpi yang baik itu dari Allah dan mimpi yang buruk itu dari Syetan, apabila seseorang di antara kamu mimpi buruk, maka hendaklah berlundungalah (kepada Allah) darinya, dan hendaklah meludah ke sebelah kirinya karena hal itu tidak akan membahayakan.

Bermimpi itu GRATIS,
tetapi mewujudkannyalah yang membutuhkan pengorbanan dan usaha.


Segala sesuatu itu berawal dari mimpi kemudian berusaha untuk mewujudkannya menjadi nyata menjadi semacam aturan tidak tertulis dalam kesuksesan.

"Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia" (Begitu kata Giring Nidji dalam lagunya "Laskar Pelangi") Dengan bahasa yang lebih sederhana, mimpi adalah sebuah titik awal sebuah pencapaian. Segala keinginan bersumber dari mimpi. Seorang yang punya mimpi menandakan bahwa ia masih memiliki kehidupan dan berniat untuk hidup.

Berikut sebuah cerita yang dapat di jadikan kita sebagai motivasi untuk tidak takut untuk bermimpi setinggi-tingginya. Diambil dari sebuah novel Berjudul "Sang Pemimpi" yang dimana buku ini adalah karya dari Andrea Hirata.

Dalam buku itu, di ceritakan mengenai mimpi besar dua orang anak kampung dengan kondisi perekonomian pas-pasan. Ikal dan Arai adalah dua orang anak SMA yang bermimpi untuk melanjutkan kuliah di Sorbone University di Prancis, Paris.

Bagaimana tidak, dalam keadaan kampung dengan tingkat perekonomian penduduk kebanyakan berada di garis kemiskinan, mimpi Ikal dan Arai hanya dinilai sebagai suatu hal yang sangat mustahil. Mengenal kota saja tidak, apalagi mau keluar negeri.

Mimpi Ikal dan Arai tidak terlepas dari guru Bahasa Indonesianya bernama Pak Balia. Pak Balia adalah satu-satunya orang yang selalu memacu semangat Ikal dan Arai untuk berkuliah di Paris. Mendatangi negara yang dikenal dengan kiblat mode dunia. Mejelajahi Negara dengan kemegahan Eiffel yang sangat eksotis. Menimba ilmu di Universitas Sorbone. 

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Berkat keingginan kerasnya, mimpi Ikal dan Arai bukan hanya lagi hanya sebagai wacan dan obrolan konyol sebelum tidur. Mereka mampu mewujudkan mimpinya untuk berkuliah di Paris.

Itulah merupakan sebuah cerita yang dapat kita jadikan sebagai motivasi untuk tidak takut dalam bermimpi. Semua hal bisa terwujud hanya dari mimpi. 
Jadi, jangan pernah takut untuk bermimpi!! Jangan pernah merasa kerdil untuk memiliki satu mimpi besar!! Mimpi atau cita - cita bukan lagi celotehan ringan saat kita balita, melainkan sebagai satu awal bagi kehidupan kita untuk menggapai kesuksesan.






Sabtu, 07 Januari 2012

Tanggung jawab Seorang Manusia

Diposting oleh Nisull (Annisa Rahma) di 16.42 0 komentar
Kata Tanggung jawab mungkin sering sekali kita dengar dimana saja dan kapan saja. Menurut beberapa orang tanggung jawab seperti sesuatu yang tidak ada artinya sama sekali dan terkadang menyepelekannya. Banyak juga orang mengelak dalam bertanggung jawab, karena memang lebih mudah menggeser tanggung jawanya dari pada berdiri dengan berani dan menyatakannya dengan tegas. Tetapi menurut beberapa orang juga tanggung jawab seperti sesuatu hal yang sangat penting dan dapat menunjukkan bagaimana karakter seseorang.


Ada sebuah peribahas yang berbunyi, "lempar batu sembunyi tangan". Sebuah pribahasa yang mengartikan seseorang yang tidak berani bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri, sehingga ia membiarkan orang lain menanggung beban tanggung jawabnya. Bisa juga diartikan sebagai seseorang yang lepas tanggung jawab dan suka mencari "kambing hitam" untuk menyelamatkan dirinya sendiri dari perbuatan yang merugikan orang lain. Jika kita tidak mempunyai tanggung jawab, kita tidak akan ada tujuan di dunia ini dan mungkin hanya sebagian orang yang memahami.


" Anda tidak bisa lari dari tanggung jawab hari esok dengan menghindarinya pada hari ini "
( Abraham Lincoln )


حْشُرُوا الَّذِينَ ظَلَمُوا وَأَزْوَاجَهُمْ وَمَا كَانُوا يَعْبُدُونَ(22)مِنْ دُونِ اللَّهِ فَاهْدُوهُمْ إِلَى صِرَاطِ الْجَحِيمِ(23)وَقِفُوهُمْ إِنَّهُمْ مَسْئُولُونَ (24


yang artinya : ( Kepada para malaikat diperintahkan) "Kumpulkanlah orang-orang yang dzalim beserta sejawat merekadan sembah-sembahan yang selalu merek sembah, selain Allah: maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka, Dan tahanlah mereka ditempat perhentian karena mereka sesungguhnya mereka ditanya ( di mintai pertanggung jawaban )."



Manusia merupakan makhluk individual (pribadi), manusia juga makhluk sosial (bermasyarakat) dan manusia juga merupakan makhluk pengabdi dalam batasan seorang hamba (religi), artinya adalah manusia itu sendiri sebagai makhluk Allah. Tanggung jawab merupakan  aktualisasi dan perwujudan dari sikap sadar seorang yang dikatakan manusia. Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab.


Tanggung jawab bagi diri saya merupakan hal yang penting bagi diri saya sendiri. Seperti manusia yang lain, yang pernah dalam kehidupan mereka melakukan arti dari sebuah tanggung jawab. Saya pun pernah dalam hidup saya, melalaikan juga arti dari sebuah tanggung jawab tersebut. Karena saya pun manusia, yaitu makhluk yang tidak sempurna dan tidak pernah merasa puas.

Tanggung jawab itu sesuatu yang sangat penting untuk setiap manusia. Dimana tanggung jawab itu dapat menggambarkan karakteristik seorang manusi dalam setiap hal dikehidupan ini.
Tanggung jawab..........

  • Seperti halnya seorang ayah / kepala keluarga yang bertanggung jawab atas kehidupan keluarganya.
  • Seperti halnya juga seorang ibu yang bertanggung jawab untuk mendidik dan merawat anak-anaknya hingga anak-anaknya dewasa.
  • Seperti halnya juga seorang guru yang bertanggung jawab atas anak-anak muridnya dan lain-lain....
yang terpenting adalah bagaimana seorang manusia yang bertanggung jawab atas kehidupannya di bumi dan kehidupannya di akhirat. Dan tanggung jawab seorang manusia kepada Tuahnnya dan Agamanya.
Tanggung jawabnya berupa, bagaimana ia menjalani kehidupannya dan bagaimana melaksanakan perintah-perintah yang diberikan oleh Tuhannya.

Macam-Macam Tanggung jawab :

1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengenbangkan kepribadian sebagai manusi pribadi.

2. Tanggung jawab terhadap Keluarga

Keluarga merupakan anggota masyarakat kecil. Keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga.

3. Tanggung jawab terhadap masyarakat

Pada umumnya manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan dari orang lain, sesuai dengan sebutan manusia sebagai makhluk sosial. Tingkah laku dan perbuatan manusia di lingkungan masyarakat harus di pertanggung jawabkan kepada masyarakat.

4. Tanggung jawab kepada Bangsa / negara

Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia atau tiap individu adalah warga negara di suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia dapat berbuat semaunya sendiri. Apabila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara / bangsa.

5. Tanggung jawab terhadap Tuhan

Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa adanya sebuah tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupan manusia yang mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Sehingga segala tindakan manusi tidak lepas dari hukum-hukum Tuhan yang dituangkan  dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukum-hukum tersebut akan segera di peringatkan oleh Tuhan. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang dilakukan manusia terhadap Tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawab, manusia perlu suatu pengorbanan.




Berikut Hadist mengenai Tanggungjawab :

1. Dari Abdullah bin Umar r.a, ia berkata " saya mendengar rasulullah SAW, bersabda : " setiap kamu adalah pemimpin dan bertanggungjawab atas apa yang dipimpinnya. Imam adalah pemimpin dan bertanggungjawab atas rakyatnya. Lelaki adalah pemimpin dalam keluarganya dan bertanggungjawab atas semua keluarganya. Seorang bawahan adalah pemimpin bagi harta majikannya, dan ia bertanggungjawab atas keselamatan dan keutuhan hartanya itu. Dan kamu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas segala yang di pimpinnya " . (H.R.Bukhari Muslim)

2. " Setiap orang dari kamu adalah pemimpin, dan kamu bertanggung jawab atas kepemimpinan itu ".
 ( H.R. Bukhari Muslim )


Saya pun sebagai seorang pelajar memiliki sebuah Tanggung jawab, rasa tanggung jawab tersebut harus saya tanamkan di diri saya sendiri. Tanggung jawab seorang pelajar ialah belajar dengan baik dan sungguh-sungguh, seperti mengerjakan tugas sekolah, disiplin dalam menjalani  tata tertib di sekolah. Artinya setiap pelajar wajib dan harus melaksanakan tanggung jawab tanpa terkecuali. Tapi kenyataan nya banyak pelajar yang merasa terbebani dengan kewajibannya sebagai seorang pelajar. Seperti berangkat sekolah tidak lagi dengan tujuan untuk belajar, akan tetapi di jadikan sebagai ajang untuk bertemu, kumpul dengan teman-teman,ngobrol dan sebagainya. Sementara tugas sejatinya untuk belajar dan menimba atau mencari ilmu sudah bukan lagi menjadi hal pokok. Tetapi ini semua realita pelajar masa kini, selalu menginginkan sesuatu tanpa bersusah payah, menyerah sebelum berjuan, kalah sebelum bertanding.


Cuplikan cerita tentang sebuah Tanggung jawab,

Dikisahkan, sebuah keluarga mempunyai anak semata wayng. Ayah dan ibu sibuk bekerja dan cenderung memanjakan si anak dengan berbagai fasilitas. Hal tersebut membuat si anak tumbuh menjadi anak yang manja, malas, dan pandai berdalih untuk menghindari segala macam tanggung jawab.

Setiap kali si ibu menyuruh membersihkan kamar atau sepatunya sendiri, ia dengan segera manjawab, "Aaaah Ibu. Kan ada si bibi yang bisa mengerjakan semua itu. Lagian, untuk apa dibersihkan, toh nanti kotor lagi."
Demikian pula jika diminta untuk membantu membersihkan rumah atau tugas lain saat si pembantu pulang, anak itu selalu berdalih dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal.

Ayah dan ibu sangat kecewa dan sedih melihat kelakuan anak tunggal mereka. Walapun tahu bahwa seringnya memanjakan anaklah yang menjadi penyebab san anak berbuat demikian. Mereka pun kemudian berpikir keras, bagaimana cara merubah sikap si anak? Mereka pun berniat memberi pelajaran kepada anak tersebut.

Suatu hari, atas kesepakatan bersama, uang saku yang rutin diterima setiap hari, pagi itu tidak di berikan. Si anak pun segera protes dengan kata-kata kasar, "Mengapa Papa tidak memberiku uang saku? Mau aku mati kelparan di sekolahya?"
Sambil tersenyum si ayah menjawab, "untuk apa uang saku, toh nanti habis lagi?"

Demikian pula saat sarapan pagi, dia duduk di meja makan tetapi tidak ada makanan yang tersedia. Anak itu pun kembali berteriak protes, "Ma, lapar nih. Mana makanannya? Aku buru-buru mau ke sekolah."
"Untuk apa makan? Toh nanti lapar lagi?" jawab si ibu tenang.

Sambil kebingungan, si anak berangkat ke sekolah tanpa bekal uang dan perut kosong. Seharian di sekolah, dia merasa tersiksa,tidak bisa berkonsentrasi karena lapar dan jengkel. Dia merasa kalau orang tuanya sekarang sudak tidak lagi menyayanginya.

Pada malam hari, sambil menyiapkan makan malam, sang ibu berkata, "Anakku. Saat akan makan, kita harus menyiapkan makanan di dapur. Setelah itu, ada tanggung jawab untuk membersihkan perlengkapan yang kotor. Tidak ada alasan untuk tidak mengerjakannya dan akan terus begitu selama kita harus makan untuk kelangsungan hidup. Sekarang makan, besok juga makan lagi. Hari ini mandi, nanti kotor, dan harus juga mandi lagi. Hidup adalah rangkaian tanggung jawab, setiap hari harus mengulangi hal-hal baik. Jangan berdalih, tidak mau melakukan ini itu karena dorongan kemalasan kamu. Ibu harap kamu mengerti."
Si anak menganggukan kepalanya, "Ya Ayah - Ibu, saya mulai mengerti. Saya juga berjanji untuk tidak akan mengulanginya lagi."

Kesimpulannya adalah ;
Manusia bertanggung jawab terhadap tugas yang dimilikinya dan tugas itu akan diminta pertanggung jawabannya di hadapan Allah SWT kelak di akhirat atau pada hari pembalasan. Oleh karena itu, hanya dengan terbiasa melakukan kebiasaan positif, dengan kesadaran yang penuh dan dilakukan secara terus menerus, maka sikap tanggung jawab akan menjadi ciri khas seseorang yang dapat membawa diri pada kehidupan yang lebih baik dan bermutu.








Rabu, 07 Desember 2011

MY PARENTS, YOU ARE EVERYTHING TO ME

Diposting oleh Nisull (Annisa Rahma) di 05.57 0 komentar
MY PARENTS, YOU ARE EVERYTHING TO ME


Orang tua adalah ayah dan ibu dari seorang anak, baik melalu hubungan biologis maupun sosial. Umumnya orang tua memiliki peran yang sangat dalam membesarkan seorang anak. 
{ pengertian orang tua dari Wikipedia } 


 Orang tua adalah segalanya untuk saya. Mengapa saya dapat berkata seperti itu? Karena dari mereka saya dapat hadir di dunia ini….

 Mereka adalah sesuatu inspirasi untuk hidup saya….
Mereka adalah orang yang terdekat di hidup saya…..
Mereka adalah alasan dari setiap cita – cita saya di dunia ini…..
Mereka adalah orang yang selalu memberikan semangat yang tiada henti-hentinya  untuk saya…..
Banyak sekali peranan dari Orangtua yang diberikan kepada saya,
Semua peran Orangtua sangat penting untuk saya.
Orangtua merupakan harta yang paling berharga. Tiada yang paling berharga di dunia ini kecuali orangtua dan keluarga.

Inilah peranan AYAH untuk saya,

Ayah……..
Ayah merupakan seorang laki-laki yang hebat, seorang laki-laki yang kuat dan seorang laki-laki yang bertanggungjawab untuk membahagiakan keluarganya.

“ FATHER IS A HERO IN MY LIFE “

Mengapa saya dapat berkata seperti itu?
Karena di mataku sesosok ayah yang aku miliki sekarang adalah seorang pahlawan. Dialah orang yang bijaksana yang membimbing anaknya untuk menuju ke masa depan yang lebih baik. Dia juga seorang yang sangat berjasa untuk saya, kaka, dan adik saya, karna dia kami mendapat semua ilmu yang ia miliki dari semua pengalaman yang pernah ia lewati.

Dari peranan seorang ayah tidak lepas juga dari peranan IBU untuk saya,

Ibu…….
Ibu  ialah seorang wanita yang berharga untuk saya.

“ MOTHER IS A WONDERWOMAN IN MY LIFE “

Tidak usah dipikirkan lagi,peran seorang ibu itu sangat penting. Ia sesosok pahlawan wanita di dalam keuarga saya. Karna ia saya dapat lahir didunia ini. Selama 9 bulan ia mengandung saya, walau terkadang ia merasa sulit tetapi ia tidak mudah putus asa. Ia selalu sabar terhadap saya, walau terkadang saya selalu menyulitkannya. Tetapi ia tetap sabar merawatku.
Ada hadist mengatakan bahwa
“ Surga berada di bawah telapak kaki ibu “

فالزمها فإن الجنة تحت رجليه

Artinya : bersungguh-sungguhlah dalam berbakti kepada ibumu, karena sesungguhnya surga itu berada bawah kedua kakinya. { HR. Imam Nasa’I dan Thabrani sanad hasan }


Berbakti kepada Orang Tua


Tentang berbakti kepada orang tua tidak jauh dari permasalahan berbuat baik dan mendurhakainya. Allah berfirman ;
 " Allah telah menetapkan agar kalian tidak beribadah melainkan kepada-Nya; dan hendaknya kalian berbakti kepada orang tua " ( Al - Israa : 23 )


Berbakti kepada kedua orang tua - dalam wacana islam - adalah persoalan utama, dalam jejeran hukum-hukum yang terkait dengan berbuat baik terhadap sesama manusia. 


1. Keridhaan Allah,berada dibalik keridhaan Orang Tua 
" keridhaan Allah bergantung pada keridhaan kedua orang tua. Kemurkaan Allah, bergantung pada kemurkaan kedua orang tua "  ( HR. At-Tirmidzi )


2. Berbakti kepada orang tua, dapat memperluas rezeki
rasulullah Shallallahu'alaihi Wassalam bersabda, 
" barang siapa yang ingin rezekinya diperluas, dan agar usianya diperpanjang (dipenuhi berkah), hendaknya ia menjaga tali silaturahim "
( Al - Bukhari dan Muslim )


3. Jasa orang tua, tidak mungkin terbalas.
Rasulullah Shallallahu'alaihi Wassalam bersabda,
" seorang anak tidak akan bisa membalas budi baik ayahnya, kecuali bila ia mendapatkan ayahnya sebagai budak, lalu ia merdekakan " ( HR. Muslim )






"....dan hendaklah kalian berbuat baik kepada kedua orang tua (Al-Israa : 23)




Ayah atau Ibu, mereka berdua adalah seorang yang saya sayangi di dunia ini. Ingin sekali saya dapat membahagiakan kedua orangtua saya. Saya ingin sekali menjadi sesosok anak yang berbakti untuk mereka….
Yang dapat membahagiakan mereka bukan hanya karena materi tetapi prestasi yang saya miliki. Karena materi tidak dapat selamanya membuat orang bahagia, tetapi materi selamanya dapat membuat orang bahagia.
Tapi suatu cita-cita besar ku untuk membahagiakan kedua orangtua ku adalah dengan memberangkatkan kedua orangtua ku untuk naik haji dan membuat suatu rumah yang aku buat khusus untuk kedua orangtuaku menikmati hari tua mereka.
Semua itu akan ku wujudkan dengan semua yang aku miliki, walau tekadang masalah datang menghapiriku.


Kelak jikalau aku besar nanti dan aku memiliki kehidupan ku sendiri ku tidak akan melupakan jasa-jasa mereka. Walau semua yang kedua orangtua ku lakukan untuk tidak dapat aku balas walau dengan uang yang banyak. Karena kasih sayang yang mereka berikan kepada saya semuanya adalah kasih sayang kedua orangtua kepada anaknya.


Berikut puisi yang ingin kuberikan untuk kedua orangtua saya :

AYAH dan IBU

Ayah dan Ibu ku…..
Kaulah  Matahariku,
Yang selalu menyinari hidupku.

Oh, Ayah dan Ibu ku…..
Kaulah Bumiku,
Tempat ku berdiri menitihkan langkahku.

Di saat aku membutuhkan kasih sayang dari mu,
Kau selalu ada di samping ku,
Walau terkadang aku berbuat salah kepada mu,
Tapi kau tetap sabar kepadaku…..

Oh, Ayah dan Ibu ku…..
Betapa aku mengagumi engkau,
Sesosok orangtua yang selalu ada dalam hidupku,
Tapi, apakah aku dapat membalas jasa mu?



Selasa, 25 Oktober 2011

Pentinganya Kesehattan Bagi Diri Kita

Diposting oleh Nisull (Annisa Rahma) di 05.54 1 komentar
Assalammualaikum wrb,
Pada kesempattan kali ini saya akan mempostingkan karangan saya yang berjudul " Pentingnya Kesehattan Bagi Diri Kita "


" Sehat " sehat merupakan suatu kondisi yang terbebas dari segala jenis penyakit,baik fisik,mental,dan sosial. Tetapi pengertian sehat menurut saya adalah salah satu hal yang sangat penting untuk setiap manusia. Dengan adanya tubuh yang sehat tersebut terdapat hati yang sehat juga :) 

Ada bermacam-macam jenis sehat,yaitu sehat jasmani,sehat rohani,dan sehat sosial. Sehat itu sangat mahal harganya dibandingkan apapun. Ada sebuah kalimat yang berbunyi sebagai berikut " Lebih Baik Mencegah dari Pada Mengobati " .Walaupun kalimat ini kadang-kadang kita sepelekan tetapi mengandung makna yang bagus dan tinggi. Maknanya yaitu, bahwa kesehatan itu penting makanya lebih baik kita mencegah penyakit itu sebelum kita mengobatinya.


Jika suatu saat keadaan kita tidak sehat, pasti yang ada di dalam benak kita yaitu, penyesalan. Maksud dari penyesalan itu adalah tidak jauh dari penyesalan kita mengapa kita bisa sampai sakit. Pernah saya mengalami hal seperti itu juga, dimana saya sakit karena keteledorran saya dalam menjaga kesehatan tubuh saya dan akhirnya saya sakit.. Dan benar yang ada di fikirran saya pada saat itu adalah mengapa saya sampai sakit karena perbuattan yang saya lakukan sendiri dan saya menyesali hal tersebut. Tapi bukan berarti saya hanya diam dan menyesalinya tetapi saya berusaha untuk sembuh.

Sakit adalah keadaan yang senantiasa sering di alami manusia. Sakit merupakan ketentuan Allah SWT yang mengikuti hukum sebab-sebab dan akibat. Tetapi menurut saya sakit adalah suatu kendala atau juga suatu musibah yang sangat saya atau kita semua tidak sukai. Tetapi saya juga berfikir apabila saya sakit itu karna Allah SWT sayang kepada saya.....
Dengan Allah SWT membuat saya sakit itu karena Allah SWT ingin memberikan waktu istirahat untuk saya dari kegiattan yang saya lakukan setiap hari...

Toh....berarti sakit yang saya terima bukan suatu musibah bagi saya tetapi sebuah karunia Allah SWT...

Pentingnya kesehatan untuk diri kita merupakan suatu hal yang sangat penting dan sangat berguna bagi saya maupun semua manusia. Sehat merupakan suatu karunia Allah SWT yang di berikan kepada setiap manusia...Sikap kita terhadap Karunia-Nya adalah dengan bersyukur dan menjaganya. Terkadang manusia tidak selalunya bersyukur dengan Karunia yang di berikan Allah SWT.

Dengan di berikan sebuah yang sehat, seharusnya kita mempergunakannya untuk hal-hal yang baik. Apabila kita mempergunakannya untuk hal-hal yang tidak disukai Allah SWT, niscaya Allah akan mengambilnya kembali dari kita.....
NaudzubillahMindzalik....
Hal tersebut pasti tidak akan kita inginkan bukan???
Makanya pergunakan apa yang kita miliki dengan sebaik-baiknya jangan sampai kita menyesalinya di kemudian hari.

Suatu Cerita tentang bagaiman kita mensyukuri kesehatan yang di berikan Allah SWT ke pada kita. Cerita ini saya ambil dari sebuah buku yang berjudul      " Surat Kecil Untuk Tuhan "

 Seorang gadis remaja yang bernama Gita Sesa Wanda atau Keke yang mamiliki keluarga yang mapan dan sahabat yang setia. Namun gadis berumur 13 tahun ini tidak pernah menduga,kebahagiaan yang selama ini ia alami akan berubah ketika sebuah penyakit kanker jaringan lunak (Rhabdomyosar) hinggap di tubuhnya.

Berbagi upaya yang dilakukan oleh ayahnya Keke untuk menyembuhkannya. Mulai dari mendatangi bermacam-macam pengobattan tradisional sampai akhirnya pengobattan medis di rumah sakit.
   Perjuangan yang tak kenal lelah dari sang ayah akhirya membuahkan hasil. Keke akhirnya dinyatakan sembuh dan bisa beraktifitas seperti biasanya. Tetapi cobaan kembali datang setahun kemudian saat kanker ganas itu kembali menghinggapinya. Dan sikap Keke menghadapi penyakit yang dideritanya dengan tabah dan sampai akirnya ia meninggal.
       Cerita ini merupakan salah satu cerita bagaimana kita mensyukuri nikmat sehat yang diberikan kepada setiap manusia. Masih banyak lagi cerita-cerita lain yang dapat menyadari kita bagaimana pentingnya kesehatan bagi diri manusia. Setelah kalian memahami isi bacaan diatas, harusnya kita dapat mengubah diri kita dari yang awalnya tidak pernah mensyukuri karunia Allah SWT menjadi manusi yang senantiasa selalu bersyukur atas karunia yang di berikan-Nya. Jangan sampai kita menyesalinya di kemudian hari. Lalu kita dapat mengamalkannya dalam kehidupan.......

Kesimpulannya adalah....
      " Kesehattan merupakan karunia Allah SWT yang di berikannya untuk setiap manusia. Sikap kita untuk menyikapinya dengan selalu bersyukur kepada-Nya. "

   Itulah yang hanya dapat saya sampaikan mengenai Pentingnya Kesahatan Bagi Diri Kita. Suatu kesimpullan mengenai kesehatan yaitu, dimana setiap manusia harus bersyukur atas karunia-Nya suatu Kesehatan yang sangat penting di kehidupan kita.......


Terimakasih 

Assalammualikum,wrb


Sabtu, 08 Oktober 2011

Makna Kehidupan

Diposting oleh Nisull (Annisa Rahma) di 19.35 0 komentar
Pada dasarnya manusia lahir kedunia ini hanya untuk bersujud  kepada Allah,namun bukan berarti kita harus over time. Perlu kita ketahui bahwa kehidupan yang kita lalui saat ini adalah kunci ke masa depan, Namun Akhiratlah sebagai Finalnya. Allah berfirman : “Hidup di dunia ini tidak lain hanyalah suatu kesenagan dan hanya permainan belaka. Sesungguhnya kampung akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya jika mereka mengetahuinya. “ {Q.S. 29: 64}

Masa hidup manusi terbagi menjadi dua, Hidup pertama adalah di dunia ini dan Hidup kedua berlaku di akhirat. Kedua macam hidup berlaku dalam keadaan kongkrit. Berbagai macam ajaran mengenai pengrtian hidup dan tujuan hidup telah berkembang. Pengertian dan tujuan hidup masing-masing berbeda. Hanya Al Qur’anlah yang dapat menjelaskan pengertian hidup dan tujuan hidup manusia secukupnya sehingga dapat dipahami oleh setiap individu yang membutuhkannya.

Orang Atheis mendasarkan doktrinnya atas teori natularisme tidak dapat memberikan alasan mengapa adanya kehidupan kini, kecuali sebagai kelanjutan dari hokum evolusi pada setiap benda yang sejak dulu telah mengalami perubahan alamiah. Sementara mereka berbantahan pula mengenai hokum evolusi itu sendiri disebabkan banyaknya benturan (dead lock) dalam analisi dan teorinya.

Benturan itu mereka namakan Missing Link. Untuk tujuan hidup mereka juga tidak mempunyai arah dan alasan yang tepat. Tetapi mereka semua sama berpendapat bahwa yang ada kin akan musnah dengan sendirinya di ujung Zaman sesuai dengan menusut dan habisnya alat kebutuhan hidup dan disebabkan terganggunya stabilitas susunan bintang di alam semesta. Mereka berkesimpulan bahwa hidup ini di mulai dari kekosongan, telah terwujud secara alamiah, dan sedang menuju ke arah kekosongan alam semesta dimana setiap individu hilang berlalu tanpa bekas dan tidak akan hidup kembali. Dlam hal ini mereka melupakan unsure Roh yang ada pada setiap individu.

Pihak yang menganut paham Plurality atau Trinity, walaupun tidak membenarkan teori evolusi, malah mengakui manusi ini memulai hidupnya dari satu diri yang sengaja dicitakan Tuhan, tetapi mereka tidak dapat memberikan alasan tentang maksud apa yang terkandung dalam perencanaan penciptaan itu sendiri. Sebagai tujuan hidup, mereka sama sependapat bahwa nanti akan berlaku kehidupan balasan sesudah mati tetapi dalam keadaan gaib ukan konkrit, dimana setiap pribadi baik akan menerima kebahagiaan jiwa dan pribadi jahat akan merana.

Penjelasan pertama diatas tadi bertentangan dengan ajaran Al Qur’an mengenai asal hidup dan juga bertentangan dengan penjelasan mengenai tujuan hidup. Sedangkan Penjelasan kedua bersamaan dengan ajaran Al Qur’an mengenai asal usul hidup juga sama tentang tujuan hidup tetapi berbeda dalam hal ghaib dan konkrit. Sebaliknya kedua penjelasan (Islam dan Plurality / Trinity) sependapat tentang arti hidup yang tidak lain hanyalah berjuang untuk kebutuhan dan kelanjutan generasi,tetapi mereka (Plurality / Trinity) melupakan bahwa pendapat demikian akan berujung dengan pemusnahan generasi mendatang karena setiap individu lebih mementingkan keadaan sekarang tanpa ancaman resiko konkrit yang akan dihadapi di akhirat nanti.

Al Quran yang menjadi dasar hidup dalam Islam, memberikan alasan dan keterangan secukupnya mengenai sebab,arti dan tujuan hidup manusia.
A.    Sebab adanya hidup Semesta raya ini dulunya dari kekosongan total, tidak satupun yang ada kecuali Allah SWT yang Esa yang senantiasa dalam keadaan ghaib. Dia mempunyai maksud agar berlaku penyembahan terhadapNYA yang tentu harus dilaksanakan oleh makhluk yang memiliki logika maka perlulah diciptakan Jin dan Manusia yang akan menjalani ujian dimana dapat ditentukan berlakunya pengabdian yang dimaksud.
Kedua  macam makhluk ini membutuhkan tempathidup dimana segala kebutuhan dalam pengujian tersedia secara alamiah atau ilmiah, maka diciptakanlah benda angkasa berbagai bentuk , masa dan fungsinya. Semua terlaksana secara logis menurut rencana tepat, dan tiba masanya di mulai penciptaan Jin dan Manusia, masing – masing berbada di segi abstrak dan konkrit.

Allah itu Pencipta sesuatu dan DIA menjaga tiap sesuatu itu. Al Qur’an menberikan ajaran tentang arti hidup bahwa hendaklah menghubungkan dirinya secara langsung kepada Allah SWT dengan cara melaksanakan hukum - hukum tertulis dalam Al Qur’an, dan menghubungkan dirinya pada masyarakat sesamanya dalam melaksanakan tugas amar makhruf nahi munkar. DIALAH yang menciptakan kematian dan kehidupan agar DIA menguji kamu yang mana diantara kamu yang lebih baik perbutannya, dan DIA Mulia dan Pengamoun. Tujuan hidup Al Qur’an menjelaskan bahwa kehidupan kini bukanlah akan berlalu tanpa akibat tetapi berlangsung dengan catatan atas semua gerak zahir dan batin yang menentuak nilai setiap individu untuk kehidupan konkrit nantinya di alam akhirat, dimana kehidupan terpisah anatara yang beriman dan yang kafir untuk selamanya.

“ Dan berlombalah kepada keampunan dari Tuhanmu dan surge yang luasnya sama dengan luas planet – planet dan Bumi ini, dijadiakan untuk para muttaqien.” (Q.S. 3/133)

“ Sungguh kami ciptakan manusia pada perwujutan yang lebih baik. Kemudian kami tempatkan dia kepada kerendahan yang lebih rendah. Kecuali orang – orang beriman dan beramal shaleh, maka untuk mereka upah yang terhinggah. “ ( Q.S. 95/4 – 6)

Kehidupan Yang Sementara,
Banyak orang terlalu serius mengurusi kehidupan di dunia ini, padahal hidup di dunia ini hanya sementara. Lupa mengingat sebuah perjalanan kehidupan hakiki setelah hidup di dunia ini. Kurang cerdas mengenal dan mengetahui makna kehidupan itu sendiri.
 Hidup di dunia ini diibaratkan kita sedang bercocok tanam di lading dan kelak hasil dari cocok tanam tersebut akan kita tuai pada kehidupan setelah mati, yakni kehidupan di akhirat. Hidup di dunia hanya sendau gurau atau permainan yang tidak hanya lebih sebagai terminal kehidupan menuju hidup yang lebih baik.

Adanya kehidupan setelah mati merupakan hal yang wajib dipercaya oleh mereka yang memiliki agama. Segala perbuatan selama kita hidup di dunia ini akan diminta pertanggung jawabkan di kemudian di akhirat. Apabila kita buruk di dunia niscaya Tuha akan memberikan balasan yang setimpal. Sebaliknya, apabila kita baik niscaya Tuhan akan membalas dengan balasan yang serupa berupa keindahan surga. Inilah Makna kehidupan yang sebenarnya.



 Makna Kehidupan :

1.       Hidup adalah untuk beribadah. Beribadah merupakan salah satu bentuk dari cara manusia bercocok tanam di muka bumu untuk kemudian menuai hasilnya kelak di akhirat.
2.      Hidup untuk menjadi khalifah (pemimpin) di muka bumi. Salah satu tugas peting manusia diciptakan di muka bumi adalah untuk menjadi pemimpin dan memakmurkan bumi dan alam semesta.


Itulah pengertian tentang Makna Kehidupan baik secara Islam maupun yang lainnya. Kesimpulannya bahwa sadarilah kita sebagai manusia yang semakin bertambah usia maka semakin dekat pula dengan liang lahat. Kita hidup di dunia ini hanyalah Semantara, Selagi nyawa masih dikandung badan marilah kita berusaha menjalani kehidupan ini dengan sebaik – baiknya. Semoga Kita tergolong Hamba yang diberkahi di dunia dan mendapat kebahagiaan di akhirat nantinya, Amin ya rabbal ‘alamin. Allahu ‘alam.



Terimakasih J
 

Dream, Believe, and Make It Happen!!! Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos