Minggu, 29 September 2013

Masa Muda

Diposting oleh Nisull (Annisa Rahma) di 02.53 0 komentar



Masa muda adalah masa transisi dari masa remaja, dimana masa ini menunjukkan dengan jelas peralihan atau perubahan dari awal. Masa muda juga merupakan suatu nikmat Allah SWT yang sangat istimewa, para pemuda dianugerahi kekuatan untuk menggapai cita-citanya dengan pertolongan Allah SWT. Masa muda merupakan masa yang istimewa, masa yang paling berharga.

“ Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan berubah. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. “ ( QS. Ar Rum: 54)

Dari ayat diatas bisa kita simpulkan bahwa pada masa muda merupakan masa dimana dulu lemah (remaja) dan sekarang menjadi kuat (muda). Masa muda adalah masa kesempurna bagi hambanya. Karena pada masa ini merupakan puncaknya dari masa kuat, dimana semangat untuk melakukan kebaikan dan beramal berada pada masa kepuncakkannya. Maka dari itu manfaatkanlah masa muda mu dengan baik dan benar karena masa muda adalah waktu dimana kita untuk menanam amal-amal kebaikan yang banyak dan pada masa tualah kita menuainya atau memanen semua amal kebikan di dunia.

Seperti pandangan Rasulullah mengenai masa muda, dalam pandangan nya (Rasulullah) masa muda adalah masa dimana paling banyak atau bagus untuk bercocok tanam.” Kenapa bisa dibilang seperti itu karena masa muda tidak hanya digunakan untuk melakukan hal yang tidak berguna, tetapi memanfaatkan semangat dan tenaga yang masih prima untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat.

Orang-orang yang sukses memanfaatkan masa mudanya untuk beribadah kepada Allah SWT, akan menduduki tempat kedua setelah pemimpin-pemimpin yang adil dalam memperoleh naungan Allah SWT pada hari kiamat kelak. Seperti yang dijelaskan dalam salah satu hadist berikut,
“ Tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah Ta’ala pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya : Imam yang adil, pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah SWT…..” (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan Nasa’i)

Ibadah sendiri merupakan bagian yang paling dasar dari islam yang terpenting dalam masa muda ini. Ibadah memiliki pengaruh-pengaruh duniawi sangat banyak yang diantaranya ketenangan mental dan kesehatan jiwa. Diantara rukun ibadah yang paling penting adalah shalat, puasa, dan mengamalkan Al Qur’an.

Untuk menjalankan masa muda dan baik dan benar kita harus mempelajarinya dari berbagai sumber, seperti masa muda Nabi Muhammad SAW berikut ini. Nabi Muhammad SAW tinggal bersama pamannya yang mau menerima dan merawatnya dengan apa adanya. Demi membantu pamannya Nabi Muhammad SAW melakukan pekerjaan yang bisa ia kerjakan oleh ia yang masih muda. Dulu Rasulullah selalu membanggakan anak muda, karena mereka memiliki semuanya, yaitu akal sehat, badan yang kuat, pikiran yang masih jernih, beban dan tanggung jawab hidup juga belum begitu besar.

Para pemuda juga bisa menjadi teladan, para pemuda dapat saling memberi pengaruh, sebagian mereka mengikuti sebagian yang lainnya, maka jika ada pemuda yang sangat rajin didalam ketaatan kepada Allah maka akan berpengaruh kepada lainnya, maka semakin banyaklah hamba-hamba Allah yang istiqomah, tersebarlah ilmu diantara mereka, dan berpengaruh kepada selain mereka, dan semakin banyaklah kebaikan dan berkuranglah keburukan, tegakkanlah perintah Allah, hilanglah kebatilan, lahirlah keutamaan-keutamaan, dan hilanglah keburukan.

Dalam pergaulan dimasa muda selalu sangat rentan dengan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran islam. Dimana kita sering mendengar dengan istilah pergaulan bebas. Baiknya bagi kita untuk memilih teman dalam pergaulan, bukan berarti jika ada teman yang dilihat kita tidak baik lalu kita menjauhinya, tetapi kita boleh berteman dengannya tetapi selalu ingat untuk tidak mengikuti hal yang tidak baik untuk diri kita. Seperti yang diterangkan dalam salah satu hadist,

“ berhati-hatilah dengan kekeliruan para pemuda.”
(HR. Imam al-Hakim dalam al-Mustadrak)

Oleh karena itu, sudah semestinya para pemuda menjaga waktu mereka dan membentengi masa muda meraka agar tidak terjerumus kepada perkara-perkara yang Allah haramkan, sampai tidak ada rasa malas dan lemah terhadap perkara-perkara yang diwahibkan oleh Allah SWT.

Banyak sekali para pemuda yang tidak memperdulikan masa mudanya untuk melakukan hal yang baik, benar, dan bermanfaat untuk dirinya kelak. Mereka sering terpengaruh dengan hal-hal yang buruk, mereka menganggap masa muda adalah kesempatan untuk bersenang-senang, berfoya-foya, mencari jati diri, pokoknya senang-senang. Maka tidak heran lagi kita sering anak muda yang berkumpul-kumpul tanpa melakukan hal yang tidak bermanfaat dan mereka menyia-nyiakan waktunya yang berharga hanya untuk kesenangan semata saja, tanpa mereka tahu apa yang akan terjadi dikemudian. Tetapi dalam pandangan agama islam, masa muda adalah masa yang amat sangat menentukan untuk masa tua mereka.

Karena pada masa muda segala yang kita lakukan adalah tanggung jawab sendiri bukan lagi tanggung jawab orang tua, maksudnya karena masa muda berarti masa baligh jadi dosa atau apapun yang kita kerjakan akan kita tanggung sendiri. Islam telah memberikan batasan-batasan bagi seorang pemuda untuk bergaul, agar melakukan sesuatu yang disenanginya asalkan tidak keluar dari batasan-batasan tersebut.

Semua yang telah ditetapkan Allah SWT sudah diatur dengan sedemikian baik agar dalam pembentukan generasi-generasi muda yang berakhlak mulia yang memiliki harga diri, kehormatan dan kepribadian yang luhur menjadi yang terbaik. Bagi pemuda muslim juga harus bisa melihat dan membedakan yang buruk dan mana yang baik, mana yang sopan dan mana yang tidak sopan. Dan pemuda juga harus mewaspadai musuhnya yang paling utama yaitu, hawa nafsu, setan, dan dunia.

Mumpung kita masih muda dan masih mempunyai ribuan hari dimasa muda ini. Kenapa tidak tidak kita manfaatkan dengan benar?? Dan kenapa kita sering melewati waktu-waktu yang bermanfaat pada masa muda ini??? Maka dari itu,



“ PERGUNAKANLAH DENGAN BAIK MASA MUDA MU SEBELUM SEBELUM MASA LANJUT  MU DAN KESEHATAN MU SEBELUM SAKIT “


Jumat, 30 Agustus 2013

C-I-N-T-A (SATU KATA SEJUTA MAKNA)

Diposting oleh Nisull (Annisa Rahma) di 06.35 0 komentar
dipost tgl 28082013


CINTA……

Cinta merupakan kata yang bisa membuat seseorang merasa bahagia ketika mengatakannya atau mendengarnya. Cinta merupakan perasaan yang indah-putih-tulus-dan suci yang dikaruniakan Allah SWT. Cinta juga merupakan anugerah yang tidak ternilai harganya yaitu suatu yang diberikan kepada makhluk yang paling sempurna, manusia. Mengapa cinta hadir??? Karena cinta hadir untuk bisa saling memenuhi, menghargai dan mengerti. Dalam mencintai dan dicintai itu tidak ada suatu paksaan ataupun sesuatu yang dibuat-buat.

CINTA…… satu kata sejuta makna……
Cinta tidaklah sebatas kata-kata saja… Karena cinta jauh lebih berharga dari pada harta karun termahal yang ada didunia. Tetapi cinta memiliki pengertian yang begitu luas… Cinta adalah kata yang memiliki banyak makana bergantung bagaimana kita menempatkannya dalam kehidupan kita. Cinta tidak mengharap adanya balasan… Cinta tidak bisa diukur dengan materi maupun yang berasal dari dunia yang fana ini. Percayalah… cinta yang terbesar selalu berasal dari Orang tua terutama CINTA seorang IBU kepada anaknya…

Cinta membuat bahagia maupun sedih…

Seperti seorang ibu yang memberikan pengorbanannya untuk anaknya tanpa mengharap balasan dari anaknya kelak. Cinta adalah sebuah keinginan untuk memberikan tanpa harus meminta balasan, namun cinta akan menjadi lebih indah jika keduanya saling memberi dan menerima, sehingga berjalan dengan balance. Dengan cinta, kita juga bisa belajar untuk menghargai dan melindungi seseorang yang berharga bagi kita.

Rasa Cinta dapat dipengaruhi oleh dua hal, yaitu 
1.  Perasaan cinta yang digerakkan oleh akal budi yang biasa disebut tanpa pamrih atau cinta sejati.
2.  Perasaan cinta yang digerakkan oleh hawa nafsu yang biasa disebut cinta pamrih.

Cinta juga bisa kita apresiasikan kepada keluarga. Cinta kepada keluarga berarti menghargai keberadaan orang-orang yang ada disekitar kita. Baik itu ayah, ibu, atau saudara.

Tidak ada seorang pun yang hidup tanpa cinta. Perasaan cinta sudah ada sejak diciptakannya Nabi Adam as.

“ Sesungguhnya Allah apabila mencintai seorang hamba, Dia berkata, “ Wahai Jibril, sungguh aku mencintai fulan. Cintailah dia! “ Lalu Jibril memberitahukan seluruh penghuni langit, bahwa “ Allah telah mencintai fulan; karena itu kalian harus mencintainya. “
( HR. Imam Ahmad dari Abi Hurairah )

Alangkah indahnya Cinta Allah SWT kepada Hambanya…..
Sudah seharusnya kita sebagai hambanya membalas Cinta-Nya dengan memperbanyak ibadah dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tetapai jangan sampai kita beribadah karena semata-mata takut masuk neraka.

“ Aku mencintai, Karena Allah…… “

Terkadang kita berfikir, benar Allah SWT mencintai kita?? Tapi kenapa Allah SWT masih menimpakan musibah kepada kita??

Jawabannya yang tepat adalah yakinlah bahwa segala yang diberikan oleh Allah SWT adalah suatu wujud cinta Allah SWT kepada hamba-hambanya. Jadi Allah SWT tidak mencintai hambanya hanya dengan memberikan kebahagiaan tetapi dengan memberikannya kesediahan atau musibah.

Seperti Nabi saw bersabda,

“ Musibah, kesedihan, dan kesulitan, apapun yang menimpa seorang muslim akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya. “
(HR. Bukhari )

Ketika kita mencintai Allah SWT, kita akan merasakan begitu banyak anugerah yang telah Allah SWT berikan ke pada kita. Seperti merasakan bahwa Allah SWT selalu bersama kita dan hati kita pun menjadi lebih tenang. Dengan mencintai Allah SWT, kita bisa merasakan mendapat sebuah nikmat yang lebih banyak. Wujud cinta kita kepada Allah SWT mengikuti perintahkannya dan menjauhi larangannya.  Dan sebagai seorang muslimah, wujud cinta yang kita berikan kepada Allah SWT dengan cara menutupi auratnya dan berjilbab.

Semoga dengan kita mencintai Allah SWT dan Allah SWT juga mencintai kita, kita selalu mencintai dan mengasihi, diampuni dosa-dosa, meridhai hidup kita, menempatkan diri kita disurga, dan memberi petunjuk kepada generasi muda muslim. Aminn….



Selasa, 30 Juli 2013

Everything is Possible

Diposting oleh Nisull (Annisa Rahma) di 06.50 0 komentar
28juli2013




“ Tidak ada yang tidak mungkin didunia ini. “

Apapun yang kita pikirkan untuk mewujudkan semua hal yang tidak mungkin bisa kita wujudkan dengan suatu yang nyata.

Contohnya saja, cerita bagaimana seorang yang bermimpi untuk bisa tebang jauh ataupun tinggi di langit dengan bebas seperti burung-burung. Pada zaman dahulu manusia ingin sekali merasakan untuk terbang bebas. Awalnya, pemikiran untuk bisa terbang itu adalah suatu yang tidak mungkin, bisa dibilang “ Bisa terbang itu adalah suatu pemikiran atau suatu hayalan yang konyol. “ :’( Memang di zaman dahulu belum begitu banyak ilmu pengetahuan maupun ilmu teknologi yang bisa menciptakan suatu yang berasal dari pemikiran atau ide menjadi hal yang nyata. Wright Bersaudara 1871-1912 pesawat terbang wright bersaudara (Orville dan Wilbur. Mereka adalah dua orang Amerika yang dicatat sebagai penemu pesawat terbang karena mereka berhasil membangun pesawa terbang yang pertama kali berhasil diterbangkan dan dikendalikan oleh manusia pada tanggal 17 Desember 1903. Setelah dua tahun penemuan mereka, kedua bersaudara tersebut membangunkan mesin terbang mereka ke bentuk pesawat terbang yang memakai sayap yang seperti yang sekarang kita kenal dan lihat.




Walaupun mereka bukan orang yang pertama kali membuat eksperimen / pesawat percobaan , tetapi Wright bersaudara adalah orang yang pertama menemukan kendali pesawat sehingga pesawat terbang bisa terbang dengan sayap yang terpasang dengan kaku bisa dikendalikan. Pesawatnya pertama kali dinamai Wright Flyer, tetapi sekarang lebih dikenal dengan nama “ Kitty Hawk “. Pesawat Wright Flyer yang asli terdapat di Museum Dirgantara di Washington DC, Amerika Serikat.

Dari cerita diatas bisa disimpulkan, bahwa tak ada yang tidak mungkin didunia ini. Semua yang kita kerjakan PASTI akan menghasilakan sesuatu yang bisa membangggakan diri kita. Semua pemikiran atau ide kita, itu semua berawal dari sebuah mimpi. Kalau tidak ada satu orang yang memikirkan suatu hal yang tak mungkin, mana bisa kita hidup dengan tenang, mudah, dan praktis seperti sekarang ini. Dan tidak akan mungkin kita bisa menemukan bahkan memaki gadget-gadget yang canggih seperti sekarang ini, belum tentu juga ada sebuah lampu yang dapat menerangi kita disaat gelap hari, dan masih banyak lagi hal-hal yang tidak mungkin awalnya menjadi sesuatu hal yang mungkin.

Semua yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin, hal yang tidak mungkin bisa diwujudkan atau direalisasikan secara nyata. Tapi juga tidak bisa direalisasikan, jika tidak adanya suatu langkah awal untuk mewujudkannya. Semua itu bisa dihasilkan dari adanya suatu usaha atau gerakan yang nyata. Jangan hanya memiliki suatu pemikiran saja, tetapi juga harus adanya usaha untuk merealisasikannya.

Kita tidak boleh meremehkan sebuah mimpi orang lain apalagi diri sendiri, karena sebesar apapun mimpi kita, Sungguh Allah Maha Mendengar. – Kutipan

Sekecil atau sebesar mimpi kita sungguh Allah SWT Maha Mendengar apapun permohonan-permohonan hamba-hambanya. Jika itu terbaik untuk hambanya, sungguh Allah SWT akan mengkabulkannya. Insyaallah……….. Karena siapa yang memohon pasti Allah SWT akan mengkabulkannya.

Sungguh Allah SWT Maha Kuasa, apapun yang menjadi kehendak Allah SWT insyaallah Allah akan mengkabulkannya. Seperti peristiwa Isra Mi’raj, kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat islam. Bagi Umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti yang dirasakan oleh Nabi Muhammad Saw.
Peristiwa Isra Mi’raj adalah peristiwa yang dianggap tidak mungkin bagi kaum Quraisy. Mereka menganggap tidak mungkin melakukan perjalanan semalam dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha. Tapi Kaum Quraisy melupakan Allah SWT bisa menciptakan cahaya, udara, dan lubang hitam. Maka Allah SWT pun pasti juga bisa membuat peristiwa Isra Mi’raj. Untuk itulah, kita jangan suka mengatakan tidak mungkin pada sesuatu yang kita kerjakan.






“ Tidak ada yang tidak mungkin………….. “

Dengan berusaha dan bekerja keras disertai doa yang tulus, kita bisa mewujudkan impian yang tidak mungkin menjadi mungkin. Semuanya bisa menjadi mungkin atas seizin Allah SWT.

“ Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah. “ – Thomas Alfa Edison

Pemikiran yang tidak mungkin juga bisa berasal dari sebuah hayalan atau imajinasi. Seperti kata Ibnu Al Qoyyim, “ Perbedaan antara impian dan khayalan adalah bahwa khayalan melibatkan kemalasan, dimana seseorang tidak berusaha ataupun berjuang (untuk yang dia lakukan). Impian, akan melibatkan seorang berjuang usaha, dan tawakal. Yang pertama, ibarat berharap tanah akan membajak dan menanam sendiri untuknya. Sedang yang Kedua, benar-benar membajak, menanam, berharap tanaman tumbuhan. “
Contohnya, Tokoh Kartun Doraemon ……….




Walaupun doraemon hanyalah sekedar imajinasi yang dituangkan ataupun direalisasikan dalam sebuah gambar kartun. Walau itu tidak nyata, tetapi jika seseorang ada yang ingin mewujudkannya pasti tokoh kartun doraemon bisa terwujudkan. Doraemon adalah judul sebuah manga popular yang dikarang oleh Fujiko F. Doraemon memiliki sebuah kantung 4 dimensi yang ia isi dengan benda-benda dari masa depan. Doraemon datang dari abad ke-22, doraemon adalah robot yang diciptakan untuk membantu keluarga Nobi Nobita.  

“ Sesunggunya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa-apa yang pada diri mereka. “

Sungguh Allah akan mengubah nasib ketika kita berusaha untuk mewujudkannya. Banyak orang yang beranggapan jika kita kaya/ miskin itu semua sudah ditakdirkan oleh Allah SWT. Ada yang berpendapat jika takdir itu tidak dapat diubah, ternyata semua itu tidak benar. Ternyata takdir seseorang itu bisa dirubah. Tergantung bagaimana seseorang itu berusaha untuk mengubahnya. Berusaha mengubah hal yang tidak mungkin menjadi hal yang mungkin.

Apakah tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah SWT???? Tentunya tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah SWT. Semuanya pasti mungkin, karena Tuhan Maha diatas segala Maha. Apapun yang dikehendaki Allah SWT pastinya akan terwujud, karena Tuhan Pemilik Semesta dan Jagad Raya ini. Beda dengan manusia yang memiliki keterbatasan dalam segala hal. Dan manusia manusia tak bisa mengukur keterbatasan itu sendiri.

Ketika kita berfikiran tidak ada yang tidak mungkin dalam mewujudkan impian maka, kita harus membuang jauh-jauh pemikiran seperti itu. Janganlah kita mudah memberikan pikiran tidak mungkin pada diri, karena keterbatasan yang ada pada saat ini hanyalah batasan yang ada dalam pikiran yang bersifat sementara.

Kita terus harus berusaha sekuat tenaga untuk terus mewujudkan impian-impian kita. Dari semua hal itu, “ Kita tidak dapat berjuang meraih sesuatu yang tidak kita yakini. “ Jadi, kita harus yakin dengan apa yang kita akan perjuangkan.

Apapun yang selalu kita pikirkan pada suatu saat akan menjadi kenyataan. Jika kita membuat suatu bentuk gambaran dalam pikiran kita mengenai apa yang akan terjadi dan kita terus mengingat gambaran itu dalam kurun waktu yang cukup panjang,dan gambaran dalam pikiran itu akan segera menjadi kenyataan di dalam hidup kita.


“ Orang yang gagal yang berani menatap kegagalan dengan kepala tegak, siap belajar dan berusaha, berusaha dan belajar lagi, bangkit dan bangkit lagi adalah mereka yang sudah siap menjadi dewasa dan sukses secara utuh. “- Andrie Wongso

Semuanya bisa menjadi mungkin, walaupun sesulit apapun selalu ingatalah bahwa Allah Maha Mendengar.

Kata-kata Mutiara :
“ Tidak ada yang mudah tapi tidak ada yang tidak mungkin. “
-Napoleon Bonaparte

Kamis, 27 Juni 2013

Membahagiakan Hati Sesama Muslim

Diposting oleh Nisull (Annisa Rahma) di 02.30 0 komentar
Diposkan : 27 juni 2013




Membahagiakan hati sesama muslim wajib dilakukan bagi kita seorang muslim. Membahagaikan hati sesama muslim adalah hal yang utama bagi seorang muslim. Seperti yang diriwayatkan dari Ibnu Umar r.a. bahwa Rasulullah saw. Bersabda,

“ Manusia yang paling dicintai Allah adalah orang yang bermanfaat bagi mereka. Sedangkan amal yang paling dicintai Allah adalah kebahagiaan yang kamu berikan kepada seorang mukmin, menghilangkan kesusahannya, mebayarkan hutangnya, menjauhkannya dari kelaparan. Dan sesungguhnya aku berjalan bersama saudaraku yang Islam dalam suatu urusan lebih aku senangi dari pada aku I’tikaf  di masjid selama dua bulan. Dan barang siapa yang mau mencegah amarahnya, maka Allah akan menutup celanya; juga barang siapa yang mau menahan amarahnya, padahal ia mampu meluapkannya kalau ia menghendaki, maka Allah akan memenuhi hatinya dengan sebuah keridhaan. Dan barangsiapa yang mau berjalan bersama saudara-saudara muslimnya dalam suatu urusan, sehingga ia mengukuhkan urusan itu, maka Allah akan mengukuhkan telapak kakinya yang terpeleset didalamnya. Sesungguhnya sejelek makhluk ialah orang yang merusaka amal seperti halnya cuka merusak madu. “
( HR. Abi ad-Dunya )

Jika kita ingin membantu memenuhi kebutuhan sesama saudara muslim janganlah mengharap imbalan jasa maupun pujian dari orang yang kita tolong. Sesungguhnya perbuatan yang dapat membahagiakan sesama muslim bukanlah semata-mata dalam bentuk ucapan, melainkan suatu perbuatan dan amalan yang nyata dan yang penuh kepastian.



Diantara hal-hal yang dapat membahagiakan hati sesama muslim adalah apabila kita mampu memenuhi apa saja yang dibutuhkannya semata-mata hanya menginginkan pahala Allah SWT dan ingin membahagiakan hatinya dengan penuh rasa cinta. Rahmat Allah SWT selalu menyertai orang-orang yang tak segan-segan membantu kebutuhan sesama saudara-saudaranya. 

Contohnya, keturunan keluarga Nabi Muhammad saw; yang selalu berusaha memenuhi kebutuhan hidup orang-orang fakir miskin. Ia ingin membahagiakan hati mereka, walau ia sendiri harus membayarnya dengan kepayahan badannya. Ia hanya mengaharap ridha dan pahala dari sisi Allah SWT.

“ Barang siapa yang mau menghilangkan kesusahan dari kesusahan-kesusahan dunia, maka Allah akan menghilangkan kesusahannya dihari kiamat. Allah menolong hamba-Nya yang selalu menolong saudaranya. “
(HR.Muslim)

Jika kita ingin membahagiakan hati sesama saudara muslim, maka anggaplah kebutuhan saudaramu itu seperti halnya kebutuhanmu sendiri atau bahkan lebih utama bagimu. Kamu juga harus mengetahui kapan sudaramu itu dalam keadaan membutuhkan pertolonganmu sebelum ia datang meminta bantuanmu. Usahakan selalu seakan-akan kamu tidak pernah membantunya dan kamu tidak menganggap dirimu sebagai seorang dermawan.

Manfaat dari suatu perbuatan yang baik (ma’ruf) yaitu akan menghindarkan diri dari bangkai kebusukan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT, yang akan mengangkat derajat kita pada tingkatan yang lebih mulia.

Seperti yang diriwayatkan Abu Sa’id al Khudri r.a. bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad saw; telah bersabda :

“ Perbuatan yang baik (ma’ruf) akan menjaga dari tempat bergumulnya kejelekan. “
( HR. Ibnu Abi Dunya dengan sanad sahih )

Dari hadist diatas juga bisa dijelaskan bahwa, Allah SWT memberikan suatu anugerah kepada hamba-Nya hanyalah untuk dipergunakan untuk membantu kepada hamba-Nya yang lain.

Untuk membahagiakan hati sesama muslim juga bisa dilakukan dengan “ Mengutamakannya” maksudnya adalah menomorsatukan kepentingan orang lain diatas kepentingan sendiri, sikap itulah yang dapat membahagiakan hati saudara-saudara kita.

Tapi bagaimana jika kita selalu mementingkan ataupun mengutamakan saudara-saudar kita tapi mereka tidak melakukan sebaliknya kepada kita?? Apa kita harus marah dan kecewa?? Apa yang kita lakukan selama ini tidak berbuah baik kepada kita??

Jawabannya yaitu janganlah kamu bersikap sebagai dermawan dan janganlah kamu merasa telah membantunya. Jika kita melakukan hal itu maka tidak ada suatu penyesalan yang mendalam dihati kita. Tetapi semua yang kita lakukan itu akan berbuah baik kekita. Kita akan mendapatkan ridha-Nya dan pahala Allah SWT. Jadi tidak satu perbuatan yang tidak memberi manfaat kepada diri kita (seperti boomerang yang akan kembali keawal).

Untuk membahagiakan hati sesama muslim juga bisa dilakukan dengan “mengucapkan selamat” kepadanya. Karena dengan mengucapakan selamat kepada seorang yang sedang mendapatkan kenikmatan dapat menambahkan kebahagiaan hati sesame muslim.

Membahagiakan sesama muslim juga bisa dilakukan dengan mendo’akan sesama muslim yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. 
Karena diantara hal-hal yang penting yang harus dimiliki seorang muslim adalah rasa peduli terhadap sesamanya, dengan selalu berdo’a untuknya, baik yang masih ada maupun yang sudah tiada. Do’a apa yang bisa kita berikan kepada saudara kita?? Yaitu do’a tentang hal-hal yang baik seperti do’a yang selalu kamu panjatkan untuk dirimu sendiri.

Nabi  Muhammad saw bersabda,
“ Do’a muslim buat saudaranya tanpa sepengetahuannya adalah dikabulkan, pada kepalanya terdapat malaikat Muwakkal, tidaklah seorang muslim berdo’a untuk kebaikan saudaranya kecuali malaikat itu berkata padanya, “ Amin” dan bagimu seperti halnya ia. “
(HR. Imam Muslim)

Abdullah bin Umar r.a. berkata :

“ Sesungguhnya, kebaikan itu adalah sesuatu yang mudah, yaitu wajah yang berseri-seri dan pembicaraan yang lembut. “

Maksudnya adalah kita berjumpa dengan sesama muslim wajibnya kita menyambutnya dengan wajah yang ramah dan penuh senyuman (berseri-seri). Karena hal itu dapat membahagiakan hati sesama Muslim.

Untuk membahagiakan hati sesama muslim juga bisa dilakukan dengan memberikan nasihat kepadanya. Karena hal ini dapat membahagiakan hati sesam muslim dengan cara memberikan nasihat yang sama saja memberikan perhatian yang penuh kepadanya. Dengan kita memberikan nasihat kepada sesama muslim berarti kita memperhatikannya, tapi bukan berarti kita menasihatinya seperti kita merendahkannya; melainkan kita menjauhkannya dari perbuatan dosa dan menjaganya dari kejelekan dan kecelakaan di akhirat nanti.

Dari semua hal-hal yang bisa membahagiakan hati sesama muslim yang sudah dijabarkan masih banyak lagi hal-hal yang bisa kita lakukan untuk membahagikan hati sesama muslim. Semoga kita selalu bisa membahagiakan hati sesama muslim yang diantara kita maupun yang jauh dari kita. Dan………………………

“ Semoga Allah SWT senantiasa memberi rahmat kepada orang yang selalu membahagiakan sesama saudara Islamnya. Aminn……. “ 

Kamis, 30 Mei 2013

Hikmah di Balik Musibah

Diposting oleh Nisull (Annisa Rahma) di 06.44 0 komentar



Kehidupan ini bukanlah statis ataupun diam, tetapi kehidupan ini selalu berputar. Terkadang kita diatas dan terkadang juga kita bisa berada dibawah. Dimana ada yang baik – ada juga yang buruk, ada yang berhasil – ada juga yang gagal. Itu semua adalah rangka yang Allah SWT lakukan dalam rangka untuk menseleksi secara ilmiah untuk mengukur kualitas seorang hambanya dan sebagai batu ujian untuk hambanya. Dari tes itu, apakah manusia itu dapat lulus dengan predikat baik, lulus dengan catatan, atau malah gagal dalam menjalani ujian tersebut.

Musibah memang selalu datang menghampiri diri kita. Tetapi tidak selamanya musibah itu menyeramkan bahkan menakutkan, sehingga kita selalu ingin menghindarinya didalam kehidupan kita ini. Jalan hidup kita ini tidak mungkin selamanya mulus dan bahagia. Sekalipun orang yang memiliki harta banya pun tidak menutup kemungkinan untuk menemukan suatu musibah atau masalah. Bisa saja, ia memiliki harta yang banyak yang ia peroleh dari hasil kerja kerasnya selama masa mudanya tanpa memikirkan kesehatannya. Saat di masa tuanya ia telah memperoleh semua yang dulu ia inginkan, tetapi ia tidak bisa menikmatinya,

Suatu masalah bisa menjadikan orang yang mengalaminya menjadi bangkit atau bahkan dia pun bisa terpuruk. Namun untuk mencapai sebuah tujuan yang diharapkan, perjalan maupun tantangan kehidupan apapun harus terus kita lewati tetap  optimislah untuk mengahadapinya.

Setiap kali Allah SWT memberikan ujian maka disaat itulah Allah SWT melimpahkan keberkahan pada diri kita. Alasan mengapa Allah SWT memberikan suatu musibah kepada hambanya tidak lain untuk menguji hamba-Nya apakah dia mampu melewatinya? Atau tidak mampu melewatinya? Dan apabila kita bisa melewati semua itu, maka Allah SWT akan melimpahkan hikmah dan keberkahan bagi kita, hambanya.

Hikmah ataupun keberkahan bukanlah pemberian yang Allah SWT berikan secara tiba-tiba dan bukan tanpa sebab juga diturunkan kepada seorang hamba. Dan tidaklah Allah SWT menciptakan sebuah musibah yang sia-sia. Manusia hanya dianjurkan untuk merenung dan mengambil pelajaran dari berbagai macam musibah ataupun peristiwa yang terjadi. Islam sangat mendorong umatnya untuk menggunakan potensi yang Allah SWT berikan kepadanya, seperti penglihatan, pendengaran, hati, panca indra dan lain-lain agar difungsikan untuk merenungkan sebuah hikmah dibalik sebuah peristiwa. 

Lalu kalau semua itu kita sudah mengetahuinya! Lalu bagaimana cara kita untuk menghagadapinya??? Bagi seorang yang beriman, seberat apa pun musibah yang diberikan kepadanya. Orang beriman pasti pasti selalu akan menjalankannya tanpa mengurangi sedikit pun kadar keimanan nya. Sedangkan orang yang tidak beriman dan dia mendapatkan musibah ia pasti menjalannkannya dengan begitu berat, walaupun musibah yang dia terima tidak begitu berat baginya. Dan terkadang malah menambah kadar keburukannya bukan kadar keimanannya. Namun dari semua itu….. kita kembalikan lagi kepada diri kita tentang bagaimana sikap kita dalam menanggapi masalah tersebut.

Kita semua tahu bahwa Allah SWT ialah Sang Penyayang. Lalu mengapa Allah SWT menimpakan musibah kepada kita semua ( umat-Nya )???
Jawabannya adalah karena dibalik setiap musibah atau takdir, pasti terdapat suatu makna yang tersembunyi. Kebanyakan manusia, ketika semuanya telah tiada barulah kita sadar bahwa selama ini kita lupa kepa-Nya. Kita tidak pernah menyadari jika sesuatu yang kita miliki dan bahkan diri kita sendiri pun suatu saat akan diambil oleh Sang Pemilik segalanya. Namun yang terbaik adalah ketika kita punya sudah diambil, seharusnya kita segera sadar dan ingat untuk kembali kejalannya.

“ Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru kepada Kami, kemudian apabila kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia  berkata ‘ Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku.’ Sebenarnya itu adalah ujian tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahuinya. “
( QS. Az Zumar: 49 )

Sesungguhnya dibalik musibah itu terdapat sebuah hikmah dan pembelajaran yang banyak bagi diri kitayang selalu bersabar dan menyerahkan semuanya terhadap Sang Pencipta.

Bagaiman cara kita untuk mendapatkan hikmah dari suatu musibah??? Caranya adalah apabila ujian atau musibah itu diterima dengan keimanan dan kesabaran, maka dibalik semua ujian dan musibah itu akan ada hikmah maupun berkah yang bisa kita kita petik ataupun bisa dirasakan oleh diri kita.

Contohnya, ketika gunung berapi meletus mengeluarkan batu-batu besar, kerikil-kerikil tajam, lahar, dan awan hitam, semua itu dapat kita rasakan sebagai bencana yang besar. Namun setelah gunung berapi itu selesai meletus, suasana menjadi subur, batu-batuan dan pasir bersebaran dimana-mana dan mudah didapati manusi untuk dipakai sebagai bahan bangunan. Inilah salah satu contoh hikmah yang terdapat dibalik musibah.
Musibah itu apabila kita renungkan sedikit demi sedikit  ternyata banyak hal yang pada mulanya kita anggap sebagai musibah yang besar tapi pada akhirnya semua itu menjadi suatu hikmah maupun berkah bagi yang mengalaminya dan bagi yang bisa merasakannya. Musibah tidak hanya berupa bencana alam, masalah ekonomi, kekurangan makanan, kesulitan mendapatkan lapangan kerja, dan lain-lain. Seringkali musibah menyimpan suatu misteri hikmah didalamnya yang tidak pernah kita ketahui. Dan sepertinya yang kita ketahui bahwa bersama kesulitan pasti terdapat kemudahan. 

Dari semua itu hikmah apa sajakah yang bisa kita petik dari sebuah musibah???? 
1. Musibah dapat mendidik jiwa kita dan musibah juga dapat menyucikan jiwa dari dosa-dosa dan kemaksiatan.
2. Musibah membuat kita mendapatkan kebahagiaan (pahala) yang tak terhingga diakhirat.
3. Musibah itu bisa sebagai pengukur atau paremeter kesabaran bagi seorang hamba.
4. Musibah dapat memurnikan tauhid
5. Musibah dapat mengikis sikap sombong, ujub, dan besar kepala pada diri manusia.

Oleh karena itu, walau seberat apa musibah yang kita terima tetaplah berfikir positif bahwa disetiap musibah pasti ada sebuah hikmah yang terkandung.
“ Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. “
( QS. Al Imran : 139 )

Di Posting : 30 mei 2013
 

Dream, Believe, and Make It Happen!!! Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos